Tempat Penggabung Antibodi (Antibody Site) Dan Permukaan Penentu Antigen Antigen Determinant

Gaya-gaya yang mengikat antigen pada antibodi sebagian besar menyerupai gaya-gaya yang mengikar enzim pada subitrat. Melalui kristalografi dengan Sinar-X bentuk tiga dimensi enzim-enzim tertenru, seperti lisozim, menjadi jelas Jan ternyara bahwa substrat terletak di dalam suatu lekukan panjang pada permuka an molekul. Penelitian sejenis pada antibodi homogen mendapatkan bahwa. tempat penggabung kemungkinan sekali merupakan suatu daerah yang datar, kira-kira 25 , 20 A, termasuk suaru celah dangkal 1S x 5. dengan kedalaman 5 A, dan mempunyai sejumlah ranrai samping yang menonjol (poljak dan kawan- kawan). Ukuran-ukuran ini sesuai dengan hasil penelitian-penelirian yang menggunakan hapten linear dari ,dari satuan-satuan molekul (Kabat) atau asam amino (Sela) dan ternyata bahwa tempat penggabung tersebut dapat menampung kira-kira enam satuan.

Dari satuan-satuan hapten ini maka satuan yang terletak di ujung memiliki gaya pengikat terbesar terhadap -antibodi dan dinamakan gugys “imunodominan” sedangkan satuan-satuan lainnya secara berturut-rurur lebih sedikit peranannya dalam ikatan yang terjadi. Benjamini baru saja melakukan penelitian terhadap protein virus mosaik tembakau dan antibodi-antibodinya_ dan rcrnyata bahwa C-akhir dekapeptida memiliki gava ikat antibodi yang kuat (Gambar 1.13a) dan kebetulan sekali bahwa antibodi memiliki pula suatu afinitas yang sama terhadap Cakhir tripeptida yang bergabung dengan gugim oktanoil (hidrofobik) pada ujung N-akhir. (Gambar 1.13a) Ternyata bahwa spesifisitas terurama ditentukan oleh bentuk tiga asam amino akhir, dan suatu faktor penting lainnya dalarn gaya ikat ini berasal dari interaksi tidak khusus dengan gugus-gugus hidrofolik pada tempat penggabung antibodi. Penting untuk diketahui apakah hasil-hasil ini sama pula pada antigen-antigen lainnya.

(a) H2N-Thr. Thr. Ala. Glu. Thr. Leu. Asp. Ala. Thr. Arg.-COOH

(b) CH3 (CH2)6CO.Ala. Thr..Arg.-COOH

Selama, ini telah dibicarakan interaksi antigen linear dengan tempat penggabung antibodi. Lain halnya bila antigen berupa butir-butir protein, maka seperti diduga sebelumnya permukaan penentu utama axrigen terdapat pada bagian-bagian rantai polipeptida yang minonjol tegak lurus dan dapat bergabung dan masuk dalam lekukan-lekukan antibodi seperti terlihat pada contoh mioglobin.

Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *