Pengguna niasin dalam jumlah besar benar-benar menggunakan obat-bukan sekadar vitamin

Sebagaimana obat-obatan lainnya, niasin  dalam dosis besar bisa mempunyaiefek yang diinginkan, tapi juga membawa efek yang tidak disukai. Faktanya, suatu karya ilmiahbaru-baru ini tentang niasin menyimpulkannya dengan ucapan berikut: “Sayangnya, riwayat efeksampingan dari zat ini [niasin] menganjurkan penggunaannya hanya pada pasien dislipidemiayang parah [emak darah yang sangat buruk] dimana efek sampingan dan potensial racunnya dimonitorketat.”eKelompok vitamin B, termasuk niasin itularut dalam air dan dengan demikian mudah dibuang.Untuk alasan ini, banyak orang yang kurangmendapat pengetahuan biokimia mengirabahwa tubuh mereka akan membuang kelebihanniasin dan tidak akan membahayakan. Akan tetapi,ini sangat keliru.

Vitamin B lainnya bisamenyebabkan masalah bila berlebihan. Asam folatyang beriebihan bisa menyebabkan insomniadan gangguan mental lainnya. Vitamin 86 (piridoksin)dalam jumlah besar bisa memperburuk penyakit Parkinson dan menyebabkan masalahsyaraf lainnya.toVitamin C, vitamin larut air lainnya, bisamenambah risiko batu ginjal bila dikonsumsiberlebihan.lr Bisa juga menyebabkan diare dan kejang perut.12 Mereka yang dengan tiba-tiba berhentimakan dosis vitamin C lebih besar dari500 mg per hari berisiko kekurangan vitaminC-tampaknya karena tubuh menjadi tergantungpada vitamin dengan dosis lebih tinggi.13 Gusimereka akan mudah berdarah ketika menggosokgigi. Gambar 3 mencantumkan beberapa masalahyang disebabkan oleh jumlah berlebihan darivitamin larut dalam air. Vitamin larut lemak seperti vitamin A, D,E, dan K, lebih sulit dibuang oleh tubuh.

Banyak orang sudah mengkonsumsi sejumlah kecilvitamin A dalam suplemen dan akibatnya jatuh sakit. Dosis vitamin A 25.000 IU per hari (sekitar5 kali jumlah yang diperlukan untuk mencegahkekurangan vitamin) bisa menyebabkan masalahbermacam-macam seperti masalah hati, sakit kepala,rambut rontok, kulit kering, sakit tulang,dan sakit sendi.ra Wanita hamil yang mengkonsumsilebih dari 10.000 IU Gambar 3 vitamin menambah risiko anak yang dikandungnya mengalami kelainanlahir. Kelebihan vitamin D bisa menyebabkan masalah berat dengan mengganggu keseimbangan kalsium dalam tubuh, dan bisa mengarah pada timbunan kalsium dalam darah (disebut hiperkalsemia). Kondisi ini bisa menimbulkan apa saja mulai dari gejala-gejala ringan sampai yangmengancam jiwa. Daftar masalah yang berkaitan termasuk mual, muntah, lelah, bingung, tekanandarah tinggi, gagal ginjal, dan koma.

Penelitian Pencegahan Diabetes di Finlandia

Penettian ini, yang dilakukan di negara barat dan maiu (seperti AS), menggunakan kombinasi program diet dan olahraga (sepertr halnl,a DPP). Target penurunan berat badan adalah setidaknya 5 % dari berat semula, yang dilakukan dengan diet tinggi serar dan rendah lemak. Target aktivitas fisik adalah 30 menit per hari dengan intensitas sedang.

Sepeti pada DPP, peserta penelitian ini mendapat konseling pribadi untuk mengubah gaya hidup. Secara umum para peserta dapat mengikuti program, berat badannya berkurang-walaupun tidak sebanyak para peserta DPP-dan mereka bisa mempertahankannya. Penurunan dsiko terkena diabetes pun sama hasilnya dengan peserta DPP yaitu 58%.

Penelitian DaQing dan penelitian pencegahan diabetes di Finlandia memperkuat hasil penelitian DPP: jika Anda berisiko terkena diabetes, ada progtam gaya hidup dengan diet dan olahraga yang dapat Anda lakukan dengan hasil yang baik, serta bisa mengurangi risiko terkena diabetes lebih dari 50%.

Progtam cara mengobati diabetes secara alami ini dapat disesuaikan dengan keinginan, selera, dan kenyataan hidup Anda, dan sudah terbukti berhasil di seluruh dunia

Perubahan Gaya Hidup Bisa Mengatasi Faktor Risiko Penyakit Jantung Lainnya

Salah satu alasan pencegahan diabetes sangat penting karcna pengidap diabetes berisiko lebih tinggr terserang penyakit jantung. Studi observasi telah mengungkapkan b erbagir faktor gayalidup yang berkaitan dengan peningkatan risiko penyakit jantung, dan banyak di antaranya tumpang tindih dengan faktor yang meningkatkan risiko diabetes:

-Tingkat aktivitas tendah yang berkaitan dengan peningkatan risiko terkena ateroskletosis dan kematian akibat penyakit jantung dan stroke.

-Tingkat aktivitas yang lebih tinggi berkaitan dengan periufunan risiko terkena penyakit kardiovaskular dan kematian. Hasil sebagian besar penelitian menyatakan bahwa orang yang berolahraga secara teratur mengalami penurunan risiko kematian hingga 23-29o/o dibandingkan mereka yang kurang berolahrzga.

-Kebugaran yang lebih baik-ukuran nyata kebugaran f,sik dan kemampuan berolahraga-berhubungan dengan 46o/o penurunan risiko kematian, dengan membandin gkan 25oh peserta paling bugar dengan 25o/o yangpaling tidak bugar.

-Setiap kombinasi obesitas, pola hidup yang kurang aktivitas, merokok, dan konsumsi makanan kaya lemak kutang setat, meningkatkan risiko terkena diabetes dan penyakit lantung.

Pengidap Diabetes Tipe 1 Harus Menerima Hidup Dengan Kadar Gula Yang Naik Dan Turun

Bahkan, beberapa pengidap diabetes type 2 sudah bisa mengatur kadar gula darah mereka taripa pengobatan,dan beberapaa orng lainnya sudah bisa menghindari penggunaan insulin dan mengendalikan diabetes mereka hanya dengan perubahan gaya hidup dan pil hanya dengan obat alternatif diabetes. Anda tidak akan pernah mengetahui hasil yang dapat Anda peroleh iika tidak mencobanya. Jika Anda menderita diabetes tipe 1, maka gaya hidup Anda adalah kunci menuju kadar gula datah yang stabil dan hampir normal tanpa mengalami hipoglisemia akut. Jika Anda berusaha mencapai gaya hidup yang konsisten (konsisten dengan waktu suntikan insulin, asupan karbohidrat sehad-hari, dan rutinitas olahnga), maka kadar gula darah Anda iuga akan konsisten dan lebih stabil.

dokter diabetesAnda harus memiliki dokter yang ahli dalam menangani diabetes sehingga Anda bisa memanfaatkan pengalaman mereka selama bertahun-tahun mengobati faktor- faktor yang menyebabkan pola kadar gula yang menyimpang dan hipoglisemia akut. Apa pun jenis diabetes yang Anda derita, tipe 1, tipe 2, atau pradiabetes, Anda bisa menggunakan gaya hidup untuk mengendalikan hemoglobin A1c tekanan darah,dan kolesterol. Dengan demikian, Anda bisa meminimalkan risiko terkena komplikasi akibat diabetes, penyakit jantung, dan stroke, serta memaksimalkan kualitas hidup Anda. Anda memang harus belajar hidup dengan diabetes, tetapi Anda tidak seharusnya membiarkan diabetes mengendalikan kualitas hidup Anda. Kini saatnya Anda membuat pilihan gaya hidup untuk menaklukkan diabetes sebelum diabetes menaklukkan Anda

Penjelasan Tentang Penelitian Ilmiah Terhadap Nutrsi dan Penurunan Berat Badan

Kemajuan di bidang ilmiah terutama ilmu kedoktetan dalam dua abad terakhir ini terjadi karena eksperimen. Sebelumnya sains terutama didasarkan pada hasil empirik atau observasi untuk memperoleh pengetahuan. Pada abad ke-19 para ilmuwan beralih ke ekspedmen karena keterbatasan dan adanya kemungkinan kesalahan empirik murni. Pada metode eksperimental, ilmuwan membuat perubahan (suatu intervensi), mengamati hasilnya dan mengulangi proses ini beberapakah. Eksperimen dilakukan dengan dan tanpa intervensi. Jika didapat hasil yang sama berulang-ulang setelah intervensi yang sama- maka intervensi itu dinyatakan sebagai penyebab hasil. Dengan eksperimen demikian atau uji klinis yang dikontrol ilmuwan dapat melihat efek langsung dari intervensi tertentu.

Pentingnya Cara Memasak Makanan Bagi Diabetes

Cara memasak juga bisa mempengaruhi sehat tidaknya suatu bahan makanan. Perhatikan cara memasak dan bahan-bahan yang mendampingi bahan utama dalam masakan tersebut. Materi tentang ini akan dikumpas secara mendalam pada bahasan di bawah.

Cara memasak untuk penderita diabetes

memasakCara memasak bagi penderita diabetes akan berbeda dengan orang sehat kebanyakan. Selain bahan utama yang akan dimasak, kita juga harus mempertimbangkan tentang bumbu dan bahan-bahan pelengkap dalam masakan tersebut. Pastikan bahan pelengkap tersebut tidak dilarang untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes.

Kenapa penderita diabetes harus makan makanan yang jauh lebih sehat?

Sering disebutkan bahwa makanan bagi penderita diabetes adalah berbeda dengan kebanyakan orang. Baik itu dari komposisi dan cara mengolahnya juga berbeda. Makanan yang sehat sedikit identik dengan kata “tidak enak”. Namun justru itulah tantangannya.

Menjaga kesehatan dengan makanan sehat

Tentu seseorang yang telah divonis menderita diabetes tidak ingin mengalami penyakit tersebut. Namun apalah daya, setelah divonis seorang penderita hanya harus mengontrol hidupnya agar bisa tetap menjalani hidup seperti kebanyakan orang.

Penderita diabetes cukup rentan terhadap masalah kesehatan lain. Salah satu yang mempengaruhi hal tersebut adalah makanan. Itulah mengapa, menerapkan pola makan sehat adalah salah satu alasan bagi penderita diabetes untuk tetap sehat.

Dengan pola makan yang buruk, penderita diabetes akan mengalami kondisi kesehatan yang semakin buruk dan tidak terkontrol.

Menghindari komplikasi dengan mengkonsumsi makanan sehat

Jika diabetes tidak semakin parah, maka komplikasi-komplikasi penyakit berbahaya lainnya dapat terhindar. Komplikasi-komplikasi yang berhubungan dengan diabetes melitus umumnya datang karena diabetes itu sendiri tidak terkontrol.

Hal-hal yang harus dikontrol pada penderita diabetes adalah kadar gula darah dan berat badan. Hal tersebut sangat dipengaruhi oleh pola makan yang sehat dan tidak sehat.

Makanan sehat dan terapi diabetes melitus dengan tahitian noni

Terapi diabetes melitus dengan tahitian noni terbukti secara klinis dan ilmiah. Banyak sekali kasus diabetes melitus yang teratasi oleh terapi tahitian noni ini. Hasil dari terapi cara mengobati diabetes akan sangat signifikan bila didukung dengan faktor-faktor lain. Salah satunya adalah pola makan yang sehat. Dengan kebutuhan nutrisi pas dan seimbang akan menjadikan tubuh semakin siap untuk mendapatkan terapi dari zat berkhasiat yang ada di dalam tahitian noni.

Cara memasak yang buruk mempengaruhi kualitas makanan

Banyak orang yang beranggapan bahwa dengan memilih bahan makanan sehat saja sudah cukup. Padahal, cara mengolah dan memasak juga mempunyai peranan penting untuk menentukan kualitas suatu makanan tersebut.

Tempe adalah makanan yang sehat dan direkomendasikan oleh para dokter untuk dikonsumsi. Tempe mengandung protein tinggi yang baik untuk memperbaiki jaringan tubuh. Namun, jika tempe itu memasaknya dengan cara digoreng, maka akan jadi tidak sehat.

Kangkung juga merupakan sayuran yang populer karena sehat. Namun, jika kangkung dimasak dengan menyertakan mentega/margarin/minyak dalam jumlah banyak, tetap saja jadi makanan tidak sehat. Kedua contoh ini mengisyaratkan bahwa apapun makanannya, akan tidak sehat jika dimasak dengan cara yang salah.

Bagaimana cara memasak yang sehat?

Bahan makanan yang digoreng atau dipanggang memang menggugah selera. Contohnya ikan bakar, ayam bakar, ayam goreng dsb. Namun, makanan yang digoreng dan dibakar itu merupakan makanan yang kurang sehat. Cara memasak yang sehat dan direkomendasikan oleh para dokter untuk pasien adalah dengan tumis, rebus atau kukus. Ketika cara memasak ini relatif lebih aman dan sehat bagi para pasien.

Apa akibat kesehatan yang ditimbulkan oleh makanan yang digoreng atau dipanggang?

Minyak adalah sesuatu yang mengandung lemak dan tentu tidak baik untuk penderita diabetes. Terlalu banyak mengkonsumsi lemak dapat menurunkan kondisi kesehatan penderita diabetes. Selain itu, makanan yang mengandung protein jika digoreng atau dipanggang akan mengeluarkan zat karsinogen. Zat ini dapat memicu kanker dalam jangka panjang.

Obesitas Bisa Menjadi Penyebab Diabetes

Menurut Pusat Penanggulangan Penyakit di Amerika Serikat, masyarakat Amerika sedang mengalami epidemi diabetes. The International Diabetes Foundation (IDF) mengatakan bahwa, “Diabetes dan obesitas adalah tantangan kesehatan masyarakat terbesar di abad ke-21.”. Per tahun 1999, terdapat sekitar 16 juta (enam persen) dari penduduk Amerika mengalami diabetes – meningkat 40 persen hanya dalam sepuluh tahun. Dalam periode yang sama, tingkat obesitas meningkat dari 12 persen menjadi hampir 20 persen. Tahun lalu tingkat diabetes dan obesitas meningkat 6 persen dan 57 persen. Setiap tiga detik, seseorang didiagnosa menderita diabetes. Dari anak-anak yang lahir pada tahun 2000, satu dari tiga memiliki resiko mengidap penyakit diabetes.

Obesitas Bisa Menjadi Penyebab Diabetes

Meskipun faktor dan resiko dari diabetes dan obesitas faktor risiko sering dikaitkan dengan ras, usia, dan riwayat keluarga, faktor lainnya yaitu kenyamanan kehidupan modern juga berkontribusi terhadap perkembangnya penderita kedua penyakit tersebut. Misalnya, gaya hidup yang kurang aktifitas fisik, makin populernya makanan cepat saji yang tinggi lemak yang dikenal sebagai penyebab kegemukan-tetapi apakah benar merekalah penyebab dari penyakit diabetes?

Apakah ada kaitannya antara Obesitas dan Diabetes?
Dari orang-orang yang didiagnosis dengan diabetes tipe 2, sekitar 80 sampai 90 persen juga didiagnosis sebagai obesitas. Fakta ini memberikan petunjuk menarik tentang hubungan antara diabetes dan obesitas. Memahami apa yang menyebabkan penyakit ini mudah-mudahan akan memungkinkan kita untuk mencegah diabetes di masa depan.

Memiliki masalah kelebihan berat badan akan memberikan tekanan ekstra pada tubuh Anda dalam berbagai cara, termasuk kemampuan tubuh Anda untuk mempertahankan kadar glukosa darah yang tepat. Bahkan, kelebihan berat badan dapat menyebabkan tubuh Anda menjadi resisten terhadap insulin. Jika Anda sudah memiliki diabetes, ini berarti tubuh Anda akan perlu mengambil lebih banyak insulin untuk mendapatkan gula ke dalam  sel-sel tubuh. Dan jika Anda tidak memiliki diabetes, efek berkepanjangan dari resistensi insulin juga dapat menyebabkan Anda untuk mengembangkan penyakit ini.

Apakah Insulin Dapat Menyebabkan Kenaikan Berat Badan?
Meningkatnya berat badan umum terjadi pada orang yang menggunakan insulin untuk mengobati diabetes. Itu karena semakin banyak insulin yang Anda gunakan untuk mempertahankan tingkat glukosa darah, semakin banyak glukosa yang diserap ke dalam sel-sel tubuh. Glukosa diserap dan disimpan sebagai lemak, inilah yang membuat berat badan bertambah. Tentu saja, itu hanyalah salah satu hubungan antara insulin dan berat badan.

Jika Anda telah didiagnosa mengidap diabetes, maka Anda harus memodifikasi diet Anda dan menyesuaikan dengan kondisi penyakit Anda. Jika tidak, maka kemungkinannya adalah berat badan akan bertambah  setelah Anda mulai menggunakan insulin.

Pada kenyataan sesungguhnya, setelah Anda mulai menggunakan insulin untuk mengobati diabetes, maka Anda benar-benar tidak membutuhkan banyak makanan. Karena tubuh Anda sudah mengolah dan memanfaatkan makanan dengan benar,dan Anda akan menyadari bahwa Anda tidak perlu makan sebanyak yang biasanya Anda makan. Diharapkan dengan memodifikasi diet Anda maka akan membantu mencegah penambahan berat badan akibat penggunaan insulin. Selain itu, pastikan Anda memantau kadar glukosa darah Anda secara teratur, seperti yang direkomendasikan oleh dokter Anda.

Adakah Cara Baru Mengobati Diabetes dan Obesitas?
Dalam upaya untuk menutup kesenjangan informasi, sekelompok peneliti dari The University of North Carolina di Chapel Hill mempelajari proses metabolisme pada tikus. Pada tahun 2007 hasil penelitian dari kelompok ini dilaporkan dalam jurnal Cell Metabolism; hasil penelitian mereka mengatakan bahwa tikus yang tidak yang kekurangan enzim akan resistan (kebal) terhadap kenaikan berat badan, bahkan ketika diberikan diet lemak tinggi.

Ini menjadi  berita bagus bagi semua orang karena obat renin-blocking-yang digunakan untuk mengontrol tekanan darah, ternyata dapat juga juga digunakan untuk mengobati diabetes dan obesitas, serta resistensi insulin. Dalam uji klinis, obat ini menunjukkan hasil positif sat digunakan untuk meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi terjadinya diabetes tipe 2.

Cegah Obesitas, Cegah Diabetes.

Diabetes pada penderita obesitasUntuk mengurangi kemungkinan Anda terkena diabetes, maka Anda harus menjaga berat badan yang sehat dan meningkatkan aktivitas fisik Anda. Anda juga mungkin bisa mencoba mengkonsumsi vitamin diabetes yang diformulasikan khusus untuk penderita diabetes.

Jika Anda mengalami kelebihan berat badan, meskipun kelebihan berat badannya kecil (lima sampai 10 persen), maka ada kemungkinan bahwa Anda akan terkena penyakit ini. Dan jika Anda memiliki diabetes, menurunkan berat badan dapat mengurangi jumlah obat yang Anda butuhkan, serta membantu mencegah komplikasi umum yang terkait dengan diabetes, seperti kebutaan, stroke dan serangan jantung.

Untuk membantu proses penurunan berat badan, makan makanan serat tinggi, diet rendah karbohidrat dan 20 sampai 30 menit aktivitas fisik  moderat per hari sangat dianjurkan untuk dilakukan. Selalu konsultasikan dengan dokter Anda sebelum memulai latihan atau melakukan program diet baru, terutama jika Anda telah didiagnosa mengidap diabetes