Masalah Dengan Penggunaan Kafein Moderat

kaff

Seperti telah diulas dalam Bab 2 tentang kanker, riset medis telah mengangkat permasalahan bahwa kopi dan minuman berkafein lainnya bisa meningkatkan risiko kanker tertentu. Dafiar keganasan itu termasuk kanker ginjal, payudara, pankreas, kandung telur, kandung kencing, dan kolon. Theobromine adalah kerabat kafein yang ditemukan terutama dalam cokelat dan teh. Riset menunjukkan bahwa jamu diabetes sekalipun dalam jumlah kecil dari senyawa ini yang digunakan secara teratur bisa menggandakan risiko seorang pria terhadap kanker prostat. Permasalahan dengan kafein dan kerabatnya tidak sepenuhnya secara teori: obat-obatan ini mempunyai efek kuat penyebab kanker. Dalam penelitian laboratorium mereka mampu merusak kromosom baik pada tanaman maupun hewan.

kaffPara ahli khusus mendebat beberapa penemuan ini. Apakah Anda bersedia mengambil risiko meneruskan kebiasaan kafein Anda? Banyak yang sudah terbiasa-kalau bukan ketagihanterhadap sejumlah besar atau sedang kafein; saran untuk berpantang total membawa hambatan besar. Untuk mengiiustrasikan pendekatan Anda kepada keputusan ini, anggap bahwa Anda sedang merencanakan membangun sebuah rumah baru. Anda menemukan sebuah tempat pada sebidang tanah yang bagus, namun tanahnya berada di atas tempat limbah beracun yang lama. Beberapa ahli memberitahu Anda tidak adanya bukti risiko tinggal di atas pembuangan itu. Yang lain mempunyai dasar-dasar atas kekhawatiran bahwa tinggal di sana akan menambah risiko Anda terkena kanker ginjal, payudara, pankreas, indung telur, kandung kemih, dan kolon.

Apakah Anda berani bertaruh dan pindah ke tempat itu, atau apakah Anda berkata, “mengapa mengambil risiko?” Bila Anda belum pernah menjalani kebiasaan berkafein, barangkali Anda benar-benar bersih darinya. Akan tetapi, bila itu merupakan bagian dari kehidupan Anda, apakah ada maniiatnya bila dihentikan? Saya akan katakan “ya.” Saya sudah bekerja dengan banyak orang yang sudah mengatasi kecanduan kafein. Pada awalnya memang mungkin merupakan pergumulan, namun seiring waktu tidak hanya terbiasa tanpanya tetapi juga meraih manfaat kesehatan atas keputusan mereka.

Kafein tidak hanya menambah risiko kanker secara teori, ia juga membawa serta masalah lain bersamanya. Kopi danf atau kafein disangkutpautkan dengan penambahan risiko masalah masalah seperti keguguran, bayi dengan berat badan rendah, depresi yang semakin berat, kegelisahan dan letih, tekanan darah yang meninggi, palpitasi jantung (jantung berdebar), penyakit jantung, tulang keropos dan osteoporosis, dan penyakit-penyakit lainnya. Informasi selanjutnya diberikan dalam Bab 2 tentang kanker dan Bab 12, “Otak Depan: Mahkota Otak.”