Rehabilitasi Sosial Pada Penyakit Lepra

Rehabilitasi sosial yaitu agar sisakit dapat diterima kembali oleh keluarganya dan masyarakat. Rehabilitasi ini harus ditujukan terhadap rehabilitasi mental dan physik. Rehabilitasi physik dapat dikerjakan di antarurrya dengan jalan tindakan-tindakan operasi (operasi rekonstruksi) dan physiotherapi. Memberi nasehat-nasehat agar si sakit jangan putus asa menghadapi cacat-cacat yang dideritanya. Kecuali pengobatan yang 4dequatp harus pula diusahakan agar jangan sampai terjadi kecelakaan (accidents), ulcus trophic dan mytilasi akibat adanya anastesi. Obat-obat yang diberikan terdiri dari Chemothe, rapeutica dan antibiotika. Yang paling banyak dipakai dan terpenting (± 90%) ialah tahitian noni juice di makassar segolongan Sulfon yaitu Diamino diphenyl Sulfon (D.D.S.).

rehapPrinsip pemakaian DDS ialah dimulai dengan dosis rendah kemudian dinaikkan sampai tercapai dosis maintenance. Tentang berapa besar dosis permulaan, bagaimana cara menaikkannya dan berapa besar dosis maintenance masih belum ada persesuaian pendapat. Untuk dosis maintenance ialah ± 100 mg perhari, meskipun akhir-akhir ini ada tendens untuk lebih menurunkan dosis tersebut. Perlu diketahui bahwa DDS dalam pengobatan,lepra ini baru digunakan selama 20 tahun terakhir ini, jadi masih memerlukan penelitian. Dosis yang dipakai di Bagian kami ialah sebagai berikut:
dosis permulaan    12 ½  mg sehari untuk 1 atau 2 bulan, lalu
25 mg sehari untuk 1 atau 2 bulan, lalu
50 mg sehari untuk 1 atau 2 bulan, kemudian untuk
dosis maintenance     100 mg sehari 5 kali berturut-turut dalam seminggu, 2 hari tanpa obat dan seterusnya.

Dengan perhatian bahwa dosis terhadap type L harys lebih hati-hati lagi dari pada terhadap type lainnya. B-eaksi lepra memerlukan pengobatan yang khusus. Apabila timbul reaksi lepra biasanya obat yang sedang diberikan dihentikan sama sekallatau diturunkan dosisnya, kemudian diberikan obat-obat anti reaksi lepra, di antaranya antibiotika, antihistaminika, corticosteroid, analgetica, lampren (B 663), preparat antimo, dsb. Pemakaian corticosteroid pada reaksi lepra pada waktu akhir-akhir ini mulai banyak ditinggalkan, sebab walaupun reaksi tersebut dapat disembuhkan akan tetapi memudahkan timbulnya reaksi berikutnya. Penghentian pengobatan: pengobatan masih dilanjutkan untuk sementara waktu walaupun tanda-tanda aktip sudah tidak ada. Yang dianggap tpgda-tanda aktip ialah:

1. lesi masih bertambah atau berkurang dalam jumlah dan besarnya.

2. Anestesi masih bertambah atau berkurang

3. Adanya erythema dan infiltrat

4. Adanya nyeri saraf tanpa atau dengan pembesaran saraf tersebut.

5. Pemeriksaanbakterioskopik positip.

Ramuan Buatan Sendiri: Mengobati dan Mencegah Sinusitis

Obat-obatan medis memang dapat membantu, namun dalam banyak kasus sinusitis – mungkin sebanyak dua dari tiga – dapat sembuh sendiri tanpa perawatan medis. Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat Anda lakukan sendiri untuk meringankan ketidaknyamanan. Jika Anda rentan terhadap sinusitis, banyak cara ini yang juga akan membantu Anda mencegah sinusitis.

  • Melembabkan. Mulai menggunakan humidifier di ruangan di mana Anda banyak menghabiskan waktu. Pastikan untuk melakukan pembersihan secara teratur dengan mengikuti petunjuk dari pembuat produk. Jika Anda menggunakan filter yang kotor, itu sama saja dengan menyemprotkan lumut/jamur ke udara.
  • Hirup uap. Anda dapat menyalakan air hangat dari shower di kamar mandi dan duduk di kamar mandi lalu bernapas dalam-dalam. Uap dapat membantu mengurangi hidung tersumbat dan bengkak.
  • Terapkan panas hangat. Tempatkan/tempelkan handuk basah hangat di wajah Anda. Mungkin bisa membantu mengurangi beberapa tekanan.
  • Gunakan larutan garam untuk hidung. Meskipun mereka tidak mengandung obat-obatan, mereka tetap dapat membantu menjaga saluran hidung Anda tetap lembab.
  • Siram keluar sinus Anda. Irigasi hidung – dengan air garam – dapat membersihkan lendir (dan sampah lainnya) dan menjaga sinus Anda tetap lembab. Ada sejumlah cara untuk melakukannya, mulai dari jarum hingga neti pot dengan harga yang mahal. Gunakan suling steril, atau alat yang telah direbus terlebih dahulu untuk melakukan solusi irigasi. Dan juga penting untuk membilas perangkat setelah digunakan dan simpan di tempat terbuka dengan udara kering.
  • Minum banyak cairan. Hal ini akan membantu mengencerkan lendir, mengurangi penyumbatan pada sinus Anda. Namun, mengurangi konsumsi alkohol Anda – akan benar-benar dapat membantu mengurangi pembengkakan.
  • Istirahat. Bila Anda punya infeksi sinus, cobalah untuk tidak beraktifitas berlebihan. Usahakan untuk banyak tidur dan memberikan tubuh Anda kesempatan untuk pulih.
  • Jangan terlalu sering menggunakan obat-obatan OTC. Dekongestan dan obat penghilang rasa sakit dapat membantu sampai titik tertentu. Hanya saja Anda harus ingat bahwa penggunaan berlebihan beberapa obat-obatan ini dapat benar-benar membuat gejala sinusitis menjadi lebih buruk.

Bagi beberapa orang yang menderita sinusitis,  perawatan rumah saja mungkin sudah cukup, namun cara ini tidak dapat mengatasi semua kasus. Jadi, jika Anda sudah mengalami gejala sinus selama lebih dari beberapa hari – atau mereka sangat parah – segera periksakan diri ke dokter Anda. Ingat bahwa semakin cepat Anda memulai pengobatan yang tepat untuk masalah sinus Anda, semakin cepat Anda akan merasa lebih baik lagi.

Untuk ingin tau lebih lanjut tentang sinusitis dan tips pengobatannya bias di liat di http://gluteracare.com/herbal-melia-propolis/

Pengguna niasin dalam jumlah besar benar-benar menggunakan obat-bukan sekadar vitamin

Sebagaimana obat-obatan lainnya, niasin  dalam dosis besar bisa mempunyaiefek yang diinginkan, tapi juga membawa efek yang tidak disukai. Faktanya, suatu karya ilmiahbaru-baru ini tentang niasin menyimpulkannya dengan ucapan berikut: “Sayangnya, riwayat efeksampingan dari zat ini [niasin] menganjurkan penggunaannya hanya pada pasien dislipidemiayang parah [emak darah yang sangat buruk] dimana efek sampingan dan potensial racunnya dimonitorketat.”eKelompok vitamin B, termasuk niasin itularut dalam air dan dengan demikian mudah dibuang.Untuk alasan ini, banyak orang yang kurangmendapat pengetahuan biokimia mengirabahwa tubuh mereka akan membuang kelebihanniasin dan tidak akan membahayakan. Akan tetapi,ini sangat keliru.

Vitamin B lainnya bisamenyebabkan masalah bila berlebihan. Asam folatyang beriebihan bisa menyebabkan insomniadan gangguan mental lainnya. Vitamin 86 (piridoksin)dalam jumlah besar bisa memperburuk penyakit Parkinson dan menyebabkan masalahsyaraf lainnya.toVitamin C, vitamin larut air lainnya, bisamenambah risiko batu ginjal bila dikonsumsiberlebihan.lr Bisa juga menyebabkan diare dan kejang perut.12 Mereka yang dengan tiba-tiba berhentimakan dosis vitamin C lebih besar dari500 mg per hari berisiko kekurangan vitaminC-tampaknya karena tubuh menjadi tergantungpada vitamin dengan dosis lebih tinggi.13 Gusimereka akan mudah berdarah ketika menggosokgigi. Gambar 3 mencantumkan beberapa masalahyang disebabkan oleh jumlah berlebihan darivitamin larut dalam air. Vitamin larut lemak seperti vitamin A, D,E, dan K, lebih sulit dibuang oleh tubuh.

Banyak orang sudah mengkonsumsi sejumlah kecilvitamin A dalam suplemen dan akibatnya jatuh sakit. Dosis vitamin A 25.000 IU per hari (sekitar5 kali jumlah yang diperlukan untuk mencegahkekurangan vitamin) bisa menyebabkan masalahbermacam-macam seperti masalah hati, sakit kepala,rambut rontok, kulit kering, sakit tulang,dan sakit sendi.ra Wanita hamil yang mengkonsumsilebih dari 10.000 IU Gambar 3 vitamin menambah risiko anak yang dikandungnya mengalami kelainanlahir. Kelebihan vitamin D bisa menyebabkan masalah berat dengan mengganggu keseimbangan kalsium dalam tubuh, dan bisa mengarah pada timbunan kalsium dalam darah (disebut hiperkalsemia). Kondisi ini bisa menimbulkan apa saja mulai dari gejala-gejala ringan sampai yangmengancam jiwa. Daftar masalah yang berkaitan termasuk mual, muntah, lelah, bingung, tekanandarah tinggi, gagal ginjal, dan koma.

Penelitian Pencegahan Diabetes di Finlandia

Penettian ini, yang dilakukan di negara barat dan maiu (seperti AS), menggunakan kombinasi program diet dan olahraga (sepertr halnl,a DPP). Target penurunan berat badan adalah setidaknya 5 % dari berat semula, yang dilakukan dengan diet tinggi serar dan rendah lemak. Target aktivitas fisik adalah 30 menit per hari dengan intensitas sedang.

Sepeti pada DPP, peserta penelitian ini mendapat konseling pribadi untuk mengubah gaya hidup. Secara umum para peserta dapat mengikuti program, berat badannya berkurang-walaupun tidak sebanyak para peserta DPP-dan mereka bisa mempertahankannya. Penurunan dsiko terkena diabetes pun sama hasilnya dengan peserta DPP yaitu 58%.

Penelitian DaQing dan penelitian pencegahan diabetes di Finlandia memperkuat hasil penelitian DPP: jika Anda berisiko terkena diabetes, ada progtam gaya hidup dengan diet dan olahraga yang dapat Anda lakukan dengan hasil yang baik, serta bisa mengurangi risiko terkena diabetes lebih dari 50%.

Progtam cara mengobati diabetes secara alami ini dapat disesuaikan dengan keinginan, selera, dan kenyataan hidup Anda, dan sudah terbukti berhasil di seluruh dunia

Perubahan Gaya Hidup Bisa Mengatasi Faktor Risiko Penyakit Jantung Lainnya

Salah satu alasan pencegahan diabetes sangat penting karcna pengidap diabetes berisiko lebih tinggr terserang penyakit jantung. Studi observasi telah mengungkapkan b erbagir faktor gayalidup yang berkaitan dengan peningkatan risiko penyakit jantung, dan banyak di antaranya tumpang tindih dengan faktor yang meningkatkan risiko diabetes:

-Tingkat aktivitas tendah yang berkaitan dengan peningkatan risiko terkena ateroskletosis dan kematian akibat penyakit jantung dan stroke.

-Tingkat aktivitas yang lebih tinggi berkaitan dengan periufunan risiko terkena penyakit kardiovaskular dan kematian. Hasil sebagian besar penelitian menyatakan bahwa orang yang berolahraga secara teratur mengalami penurunan risiko kematian hingga 23-29o/o dibandingkan mereka yang kurang berolahrzga.

-Kebugaran yang lebih baik-ukuran nyata kebugaran f,sik dan kemampuan berolahraga-berhubungan dengan 46o/o penurunan risiko kematian, dengan membandin gkan 25oh peserta paling bugar dengan 25o/o yangpaling tidak bugar.

-Setiap kombinasi obesitas, pola hidup yang kurang aktivitas, merokok, dan konsumsi makanan kaya lemak kutang setat, meningkatkan risiko terkena diabetes dan penyakit lantung.

Pengidap Diabetes Tipe 1 Harus Menerima Hidup Dengan Kadar Gula Yang Naik Dan Turun

Bahkan, beberapa pengidap diabetes type 2 sudah bisa mengatur kadar gula darah mereka taripa pengobatan,dan beberapaa orng lainnya sudah bisa menghindari penggunaan insulin dan mengendalikan diabetes mereka hanya dengan perubahan gaya hidup dan pil hanya dengan obat alternatif diabetes. Anda tidak akan pernah mengetahui hasil yang dapat Anda peroleh iika tidak mencobanya. Jika Anda menderita diabetes tipe 1, maka gaya hidup Anda adalah kunci menuju kadar gula datah yang stabil dan hampir normal tanpa mengalami hipoglisemia akut. Jika Anda berusaha mencapai gaya hidup yang konsisten (konsisten dengan waktu suntikan insulin, asupan karbohidrat sehad-hari, dan rutinitas olahnga), maka kadar gula darah Anda iuga akan konsisten dan lebih stabil.

dokter diabetesAnda harus memiliki dokter yang ahli dalam menangani diabetes sehingga Anda bisa memanfaatkan pengalaman mereka selama bertahun-tahun mengobati faktor- faktor yang menyebabkan pola kadar gula yang menyimpang dan hipoglisemia akut. Apa pun jenis diabetes yang Anda derita, tipe 1, tipe 2, atau pradiabetes, Anda bisa menggunakan gaya hidup untuk mengendalikan hemoglobin A1c tekanan darah,dan kolesterol. Dengan demikian, Anda bisa meminimalkan risiko terkena komplikasi akibat diabetes, penyakit jantung, dan stroke, serta memaksimalkan kualitas hidup Anda. Anda memang harus belajar hidup dengan diabetes, tetapi Anda tidak seharusnya membiarkan diabetes mengendalikan kualitas hidup Anda. Kini saatnya Anda membuat pilihan gaya hidup untuk menaklukkan diabetes sebelum diabetes menaklukkan Anda

Penjelasan Tentang Penelitian Ilmiah Terhadap Nutrsi dan Penurunan Berat Badan

Kemajuan di bidang ilmiah terutama ilmu kedoktetan dalam dua abad terakhir ini terjadi karena eksperimen. Sebelumnya sains terutama didasarkan pada hasil empirik atau observasi untuk memperoleh pengetahuan. Pada abad ke-19 para ilmuwan beralih ke ekspedmen karena keterbatasan dan adanya kemungkinan kesalahan empirik murni. Pada metode eksperimental, ilmuwan membuat perubahan (suatu intervensi), mengamati hasilnya dan mengulangi proses ini beberapakah. Eksperimen dilakukan dengan dan tanpa intervensi. Jika didapat hasil yang sama berulang-ulang setelah intervensi yang sama- maka intervensi itu dinyatakan sebagai penyebab hasil. Dengan eksperimen demikian atau uji klinis yang dikontrol ilmuwan dapat melihat efek langsung dari intervensi tertentu.