Tidak semua bising menandakan adanya katup jantung yang menyempit

Darah yang mengalir sangat deras ke dalam suatu ruang jantung-pun dapat menghasilkan bising. Bising semacam ini dinamakan bising fisiologik.

Pada bising jantung, kita harus memperhatikan :

(a) Hubungan bising dengan siklus jantung. Sambil palpasi nadi karotis, kita mendengarkan bunyi jantung yang mana yang merupakan BJ 1 dan yang mana BJ 2. Bilamana masing masing bunyi jantung sudah dikenal, maka tempat bising dalam siklus jantung dapat dipastikan, yaitu apakah bising itu ffi$,t atau ffi..B. Kemudian harus juga dapat ditentukan tempat bising dalam fase diastolik atau fase sistolik; apakah timbulnya pada permulaan, pertengahan, akhir atau berlangsung sepanjang sistolik atau diastolik seluruhnya (“kontinu’i).

manheartbeatts(b) Perobahan bising karena pengaruh respirasi. Pengisian darah bagi jantung kanan akan meningkat pada firytr sedangkan pengisian darah bagi jantung kiri berkurang. oleh karena itu bising yang berasal dari jantung kanan akan mengeras pada inspirasi.  sebaliknva, bahwa bising itu berasal

(c) Pada tempat manakah bising terdengar paling keras dan bagaimana penjalarannya. Biasanya bising yang bangkit pada suatu katup jantung akan terdengar paling keras pada daerah auskultasi yang bersangkutan. Akan tetapi dari pengalaman klinis ternyata bahwa hal ini tidak semudah seperti apa yang dikatakan diatas. Misalnya bising sistolik aorta pada umumnya terdengar paling keras pada tepi kanan sternum bagian atas atau didaerah mitralis.Bising diastolik aorta sering kali terdengar paling keras ditepi kiri sternum bagian bawah. Bising sistolik akibat regurgitasi (bocor ke belakang) melalui katup mitralis melainkan di daerah aorta Pada umumnya kita dapat menentukan tempat asalnya bising berdasar. kan gejala penjalaran bising.

Bising yang berasal dari aorta, meskipun dapat terdengar didaerah  mitralis juga, akan menjalar kearah arteria karotis, sedangkan bising mitralis menjalar keaksila. (d) Kualitas bising. Bising yang dibangkitkan oleh obstruksi aliran darah bunyinya kasar sedangkan bising yang bangkit akibat bocor ke belakang (regurgitasi) pada umumnya halus seperti tiupan angin. Di samping itu, bising dapat juga berkualitas sebagai “ejection”. Klik disini jika Anda ingin menemukan obat tradisional untuk penyakit gula kering yang sdah direkomendasikan ribuan dokter ahli kesehatan dunia.

Recent search terms:

  • bising katup

Tembakau tidak lagi mendominasi perekonomian negara

Di atas permintaan masyarakat tradisional akan tembakau, manipulasi ilmiah dari khayalan-khayalan yang dilakukan oleh dunia industri serta generasi “kebutuhan” berpadu untuk menciptakan pasaran yang senantiasa kian membesar. Popularitas dari bentuk tembakau yang satu-atau bentuktembakau lainnya berbeda-beda menurut pandangan mode yang juga senantiasa berbeda. Di Inggris abad kedelapanbelas,misalnya, praktek mencium tembakau telah menggantikan kebiasaan merokok selama hampir seratus tahun. Sebaliknya, pada abad ini hampir di mana-mana rokok telah mendesak pipa, cerutu, dan kebiasaan menyugi tembakau. Hanya sayang, kebiasaan mengisap rokoknya yang merupakan bentuk penggunaan obat penyakit diabetes alami tembakau yang paling berbahaya.

tanaman tembakauKecerdikan perusahaan-perusahaan rokok dalam pemasaran jelas telah membuat orang semakin banyak membeli rokok selarna awal abad keduapuluh. Akan tetapi melulu kekuatan periklanan tak akan mampu menciptakan nilai simbolik dari rokok. Tabung-tabung tembakau yang sederhana telah menjadi lambang kemoderenan, etiket, dan – dalam hati anak-anak yang selalna sekian tahun mengunyak-ngunyah kembang gula yang mirip rokok – lambang kedewasaan. Tudingan barangkali perlu juga diarahkan ke Hollywood. Humphrey Bogart bukanlah Humphiey Bogart tanpa cerutu yang terselip di mulutnya, dan contoh dari Lauren Bacall yang bertanya “Punya korek?” turut mengangkat rokok sebagai hal yang penting dalam kehidupan modern. Bahkan kematian Bogart akibat kanker’esophagus sekalipun, tak mampu mengurangi mistik rokok, demikian pula aura kesuksesannya yang gemilang dan yang senantiasa ditawarkan lewat dunia film.

Dalam film-film Sovyet dewasa ini, demikian majalah satire Moskow Krokodil, bila seorang aktor yang gagah bagai Apollo mengambil sebatang rokok, itu bukanlah suatu kebetulan. Itu berarti sudah tiba saatnya bagi sutradara untuk menunjukkan bahwa tokohnya juga bisa berpikir.Baru belakangan inilah kompilasi dari kritik kedokteran terhadap rokok mulai menyuramkan posisi sosial dari rokok. Banyak dokter yang bertanggungjawab telah lama mencurigai rokok sebagai perangsang penyakit, akan tetapi bukti-bukti mengenai bahayanya baru bisa diberikan pada pertengahan abad keduapuluh ini. Pada awal tahun 1900-an, para pengiklan rokok masih bisa seenaknya menandaskan bahwa produksi mereka baik bagi kesehatan. Lonjakan yang mengejutkan dalam jumlah akibat kanker paru-paru diAmerika Utara dan Eropa memberikan bukti pertarna yang banyak diterima mengenai bahaya rokok.

Sejauh ini diabetes merupakan penyakit akibat metabolisme abnormal yang paling umum dijumpai

Jika kadar gula darah turun, maka produksi dan pengeluaran insulin terhenti, dan semua proses berjalan terbalik gula dilepaskan dari tempat penyimpanan, bukannya ditimbun dalam orot dan hati; lemak dipecah dan asam lemak dibebaskan; dan protein dipecah bukan dibentuk.

Insulin berfungsi sebagai polisi lalu lintas yang meng tur zat gizi menuju tempat penyimpanafl atau digunakan untuk pertumbuhan. Jika kadar insulin rendah maka lalu lintas akan bergerak ke arah yang berlawanan dengan melepaskan energi dari tempat penyimpanannya. Hal ini teriadi pada orang yang sehat. Jika sesuatu menggarrggu sistem yang canggih ini, maka akan teradikekacauan.

Diabetes Tipe 1 dan 2

Bentuk diabetes yang paling sering dijumpai adalah tipe 1 dan ttpe 2. Walaupun keduanya memiliki penyebab yang berbeda, dan menyerang kelompok orang yang berbeda, keduanya memiliki tiga kesamaan. Pertama, diabetes tipe 1 dan tipe2 ditandai dengan kelainan metabolisme, termasuk tingginya kadar gula danh, serta meningkatnya hasil pemecahan zat-zat yang dilepas dad tempat penvimpanan. Llhat tabel 11.

Kedua, penurunan pelepasan insulin atau kepekaan terhadap insulin merupakan akibat dari kelainan metabolisme tersebut. Pada diabetes tipe 1, tubuh tidak memproduksi insulin atau hanya dalam jumlah yang sangat sedikit karena pulau-pulau penghasil insulin terganggu atau rusak. Pada diabetes tipe 2, tubuh tidak bisa memenuhi kebutuhan insulin yang meningkat karena kondisi yang disebut resistensi insulin

Ketiga, kedua tipe diabetes ini dapat menimbulkan komplikasi jangka panjang vang memengaruhi pembuluh darah halus di mata, ginjal, dan sistem saraf. Komplikasi ini berhubungan dengan tingginya kadar gula daruh dalam jangka waktu lama dan dapat mengakibatkan kebutaan, gagal ginial, borok di kaki dan amputasi, seta disfungsi organ Tainnya. Kedua tipe diabetes tersebut meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

Kadar gula darah yang sarrgat tinggi dalam jangka pendek, iika tidak ditangani dapat menvebabkan dehidrasi akut dan mengakibatkan penurunan kesadaran, koma, bahkan kematian. Meskipun memiliki kesamaan, kedua tipe diabetes ini cukup berbeda dari berbagai segi. Diabetes tipe 1 biasanya diderita oleh anak-anak dan dewasa muda (dulu disebut diabetes pada remaia atau juuenile:-onset diabetes) dan memedukan pengobatan insulin untuk dapat bertahan hidup (diabetes tipe 1 disebut iuga diabetes yang tergantung pada insulin).  info lengkap atasi diabet klik http://obatpenyakitdiabetes.org/obat-penyakit-gula-kering-yang-paling-ampuh/

Tempat Penggabung Antibodi (Antibody Site) Dan Permukaan Penentu Antigen Antigen Determinant

Gaya-gaya yang mengikat antigen pada antibodi sebagian besar menyerupai gaya-gaya yang mengikar enzim pada subitrat. Melalui kristalografi dengan Sinar-X bentuk tiga dimensi enzim-enzim tertenru, seperti lisozim, menjadi jelas Jan ternyara bahwa substrat terletak di dalam suatu lekukan panjang pada permuka an molekul. Penelitian sejenis pada antibodi homogen mendapatkan bahwa. tempat penggabung kemungkinan sekali merupakan suatu daerah yang datar, kira-kira 25 , 20 A, termasuk suaru celah dangkal 1S x 5. dengan kedalaman 5 A, dan mempunyai sejumlah ranrai samping yang menonjol (poljak dan kawan- kawan). Ukuran-ukuran ini sesuai dengan hasil penelitian-penelirian yang menggunakan hapten linear dari ,dari satuan-satuan molekul (Kabat) atau asam amino (Sela) dan ternyata bahwa tempat penggabung tersebut dapat menampung kira-kira enam satuan.

Dari satuan-satuan hapten ini maka satuan yang terletak di ujung memiliki gaya pengikat terbesar terhadap -antibodi dan dinamakan gugys “imunodominan” sedangkan satuan-satuan lainnya secara berturut-rurur lebih sedikit peranannya dalam ikatan yang terjadi. Benjamini baru saja melakukan penelitian terhadap protein virus mosaik tembakau dan antibodi-antibodinya_ dan rcrnyata bahwa C-akhir dekapeptida memiliki gava ikat antibodi yang kuat (Gambar 1.13a) dan kebetulan sekali bahwa antibodi memiliki pula suatu afinitas yang sama terhadap Cakhir tripeptida yang bergabung dengan gugim oktanoil (hidrofobik) pada ujung N-akhir. (Gambar 1.13a) Ternyata bahwa spesifisitas terurama ditentukan oleh bentuk tiga asam amino akhir, dan suatu faktor penting lainnya dalarn gaya ikat ini berasal dari interaksi tidak khusus dengan gugus-gugus hidrofolik pada tempat penggabung antibodi. Penting untuk diketahui apakah hasil-hasil ini sama pula pada antigen-antigen lainnya.

(a) H2N-Thr. Thr. Ala. Glu. Thr. Leu. Asp. Ala. Thr. Arg.-COOH

(b) CH3 (CH2)6CO.Ala. Thr..Arg.-COOH

Selama, ini telah dibicarakan interaksi antigen linear dengan tempat penggabung antibodi. Lain halnya bila antigen berupa butir-butir protein, maka seperti diduga sebelumnya permukaan penentu utama axrigen terdapat pada bagian-bagian rantai polipeptida yang minonjol tegak lurus dan dapat bergabung dan masuk dalam lekukan-lekukan antibodi seperti terlihat pada contoh mioglobin.

Penurunan tekanan darah karena perubahan gaya hidup kelihatannya sedikit dibanding dengan penurunan oleh obat-obatan

Akan tetapi, bagi banyak orang yang tekanan darahnya hanya sedikit di atas angka normal, perubahan gaya hidup bisa menurunkannya untuk mencapai hidup sehat dalam jangka waktu yang lama. Mengubah gaya hidup iuga iauh lebih murah dibandingkanharga obat-obatan. Lagipula, efek samping petubahan gaya hidup seperti trauma ortopedik akibat peningkatan aktivitas fisik, jarang teriadi, ringan, dan bersifat sementara.

Pengobatan Kolesterol dan Lemak Darah Tinggi dengan Mengubah Gaya Hidup

Beberapa jenis lemak yang beredar dalam darah dan biasanya diukut oleh dokter adalah kolesterol total, kolesterol LDL (kolesterol iahat), kolesterol HDL ftolesterol baik), dan tdgliserida. Pada pengidap diabetes, kadar kolesterol total dan kolesterol LDL mereka biasanya tirgg. Akan tetapi, perubahan kadar lemak yang khas pada diabetes adalah kenaikan trigliserida (trigliserida adalah ienis lemak lain dalam datah) dan penurunan kadar kolesterol HDL.

Dari lemak-lemak spesifik dalam danh, kolesterol LDL yang tirgg dan kolesterol HDL yang rendah berperan besar dalam teriadtnya penyakit jantung. Walaupun kadar LDL pada pengidap diabetes cenderung dalam batas yang sama dengan orang notmal, pattikel LDL begitu kecil dan cenderung menyebabkan penyakit pembuluh darah.
Kombinasi kadar HDL yang rendah dengan partikel  LDL yang kecil betpenn pada peningkatan dsiko penyakit jantung pada pengidap diabetes.

Kehadiran obat penurun kolesterol yang kuat, dikenal dengan golongan “stadn”, pada akhit 1980-an, telah memungkinkan tetiadtnya penuruflan drastis kadar kolesterol dan untuk menguii apakah penurunafl tersebut memperbaiki kondisi kesehatan seseorang. Bahkan, penelitian dengan menggunakan statin menuniukkan teriadinya penururran drastis kekambuhan serangan iantung pada orang yang pernah menderrtanya., juga penurunan jumlah penyakit iantung yang baru. http://obatpenyakitdiabetes.org/terbaru-para-dokter-senior-sudah-merekomendasikan-obat-diabetes-melitus-tradisional-spesial/

Walaupun pengidap diabetes awalnya tidak diikutsettakan dalam penelitian semacam ini, studi terbaru memperlihatkan bahwa mereka juga mengalami penurunan terkena penyakit jantung sebanyak 25%  ketika mengofl sumsi obat-obatan ini. Sayangnya, meskipun keadaan pengidap diabetes membaik dengan bantuan statin untuk menurunkan kadar kolesterolnya, banyak yang terkena penyakit jantung jika dibandingkan dengan orang yang tidak menderita diabetes.

Bahkan, pada sebagian besar penelitian, terfiyata keadaan pengidap diabetes yang diobati dengan statin lebih buruk daripada pasien non-diabetes yang menggunakan placebo.