Riset mengindikasikan bahwa kita sedang menyaksikan epidemik wanita terhadap mortalitas yang berhubungan dengan merokok

Seperti telah saya singgung sebelumnya, angka merokok wanita tertinggi di negara berkembang. Statistik yang melibatkan wanita usia pertengahan di negara-negara tersebut menyedihkan. Di tahun 1955, hanya dua persen dari wanita-wanita itu yang mati karena merokok. Di tahun L995 gambarannya nailt sampai 13 persen dan masih terus naik pesat.14 Dampak merokok pada mortalitas di negara berkembang dunia akan semakin merusak lagi jika kecenderungan yang ada sekarang terus ada. Karena semakin banyak orang Amerika berhenti merokok, perusahaan tembakau giat mempromosikan produk mematikan mereka di negara lain.

Tindakan industri tembakau melimpahkan uang iklan pada negara-negara ini menunjukkan upaya memperoleh kembali keuntungan yang hilang dari berkurangnya penjualan di negara ini. Seiring menyebarnya kebiasaan merokok di luar negeri, begitu pula perusakannya.

Organisasi Kesehatan Dunia flfHo) memperkirakan bahwa rokok menyebabkan lebih dari 3 juta kematian di seluruh dunia per tahun.15 Yang lebih menyedihkan adalah ramalan W’HO. Jika angka perokok sekarang terus berlanjut, maka tahun 2020-an atau di awal tahun 2030-an angka kematian tahunan diduga mencapai 10 juta.15 Selanjutnya, 500 juta yang sekarang hidup akhirnya akan mati karena merokok.lT Statistik ini selanjutnya ditampilltan dalam Gambar 5.t8′ ”

Efek Merokok pada Anak-anak Muda Kita

Kebanyakan perokok mulai merokok ketika mereka masih muda. Statistik mengindikasikan bahwa 50 persen semua perokok yang ada saat itu di Amerika Serikat mulai saat berusia 14 tahun.20 Dan lebih dari 90 persen dimulai sejalt usia 19 tahun.2l Percobaan dengan rokok kadang dimulai pada anak-anak seusia 5 tahun.22 Tiap hari di Amerika 3000 anak mulai menggunakan tembahau.

Mengapa anak muda memilih kebiasaan ini? Informasi apakah yang kurang diperoleh yang dapat membantu mereka melihat betapa bodohnya melakukan kebiasan merokok itu? American Cancer Society rirenanyakan 10.000 anak muda, berusia 72 sampai 18 tahun, tentang merokok. Gambar 5 menunjukkan hasilnya. Perhatikan bahwa setengahnya tidak berharap merokok setahun kemudian. Dengan kata lain, banyak orang muda yang baru saja mulai merokok percaya bahwa dalam waktu satu tahun mereka tidak lagi merokok, dan tidak akan mempunyai keinginan lagi untuk mulai merokok.

Mengonsumsi Teralu Banyak Lemak Membuat Gemuk Dan Menderita Diabetes

Fokus pada manfaatnya bagi Anda, keluarga, dan orang lain dalam komunitas jika Anda menutunkan beratba dan dan meningkatkan aktivitas, seperti mencegah diabetes dengan obat diabetes melitus alami, tampil dan merasa lebih baik, lebih sehat, dan menjadi contoh yang baik bagi keluarga, teman, dan komunitas. Mulailah memantau asupan makanan Anda.

Sesi 2: Kiat-Kiat Menjadi “Detektif Lemak”

Mulailah memantau betat badan secara teratur, setidaknya sekali seminggu (atau lebih sering iika bisa lebih membantu) ,dancatat)ah berat badan Anda dalam buku dan pada grafikberat badan. Target DPP untuk asupan lemak dan kalori haian, berdasarkan berat badan Anda, telah dirangkum pada Tabel 8.1 (dalam Bab 8). Kenali makanan yang Anda konsumsi, yang kandungan lemaknya tinggi dengan membaca label makanan dan menggunakan penghitung lemak serta kalori (buklet dan penghirung lemak dan kalori yang digunakan oleh peserta DPP dapat diakses melalui situs jeiaring National Diabetes Education Program (NDEP) -ndep.nih.gov – atau Anda bisa membeli penghitung lemak dan kalori di toko buku lokal). Ketika Anda membaca label makanan, tiga hal yang paling penting untuk diperhatikao adalah ukuran saJian, jumlah kalori per sajian, dan total gram lemak per sajian.

Sesi 3: Tiga Cara Mengurangi Asupan Lemak


Sadari bahwa mata Anda dapat menipu. Perkirakan jumlah makanan yang Anda konsumsi dalam setiap iakanan utama dan camilan, lalu timbanglah atau ukudah porsi tersebut untuk menilai ketepatan penilaian mata Anda. Lihadah bagaimana perkiraan porsi makanan yang tidak tepat dapat menyebabkan perkiraan gram lemak yang salah pada satu hari tertentu sehingga mengganggu kesuksesan penurunan berat badan Anda. Ada tiga cara untuk mengurangi asupn lemak: mengurangi konsumsi makanan yang mengandung lemak tinggi, mengurangi jumlah makanan yang bedemak tinggi, dan mengonsumsi makanan rendah lemak dan metode memasaknya.

Sesi 4: Kunci Makan yang Sehat

Memiliki pola makan yang teratur penting untuk menghindari rasa lapar yang berlebihan dan tidak terkendali. Jika Anda memperlambat kecepatan makan Anda, Anda dapat mencerna makanan dengan lebih baik, memperhatikan makanan yang Anda konsumsi, dan mewaspadai saat Anda merasa kenyang. Makanlah dalam porsi kecil sehingga Anda tidak khawatir akan makan berlebihan bila Anda terbiasa menghabiskan makanan di piring.

Banyak orang tidak menyadari bahwa alkohol meningkatkan risiko kedua jenis strok yang umum

Seperti telah kita lihaf meskipun konsumsi alkohol berat paling merusak pada tekanan darah, banyak yang menganggap dirinya peminum “ringan” juga berisiko. Kebenarannya adalah semakin banyak alkohol yang digunakan seseorang, maka akan semakin tinggi kecenderungan tekanan darahnya. Saya merekomendasikan bahkan pada pasien saya yang sehat untuk menghindari obat apapun yang menaikkan tekanan darah: tidak terkecuali alkohol.

bahaya alkohol

Tentu saia, menjauhi minuman beralkohol jadi lebih penting bagi mereka yang sudah mempunyai masalah tekanan darah. Sama sekali tidak masuk akal makan obat tekanan darah dan minum alkohol sekalipun dalam jumlah kecil.

Alkohol dan Stroke

Bertambahnya risiko strok, nomor dua dalam Gambar 8, berlaku baik bagi peminum moderat maupun berat. Kedua jenis itu adalah strok perdarahan yang disebabkan oleh perdarahan di dalam dan di sekitar otak, dan strok trombotik yang disebabkan oleh bekuan darah. Beberapa orang muda mungkin berkata,”Saya bukan peminum berat.

Saya tidak pernah minum lebih dari tiga gelas sekalipun itu padamalam akhir pekan.” Penelitian menunjukkanbahwa sekalipun tiga minuman bisa mengalami konsekwensi tragis, bahkan pada orang muda.

Risiko mereka enam sampai delapan kali lebih besar dengan hanya tiga kali minum. Mati dibawah usia muda 40 tahun dengan merusak diri dari penggunaan alkohol adalah tragedi dalam perbandingan yang tak terungkapkan. Kadar konsumsi demikian itu tidak jarang.

Sebuah survei tahun 1990 di seluruh negeri terhadaps ekitar 17.000 pelajar sekolah menengah atas senior menemukan bahwa 32 persen dari mereka melaporkan kejadian minum berat (lima gelasatau lebih) dalam waktu dua minggu terakhir.

Bukti baru-baru ini terhadap efek berbahaya dari minum secara moderat sangatlah penting. Sebelumnya beberapa orang menyarankan bahwa konsumsi alkohol moderat menurunkan risiko strok seakan tetapi, ada masalah tertentu dengan ketentuan itu. Pertama, tidak ada bukti bahwa orang yang sudah berada pada gaya hidup yang sempurna mendapat manfaat darialkohol bila berbicara mengenai pencegahan strok.

Kedua, seperti baru saja kita lihat, beberapa minuman ekstra pada akhir pekan secara dramatis meningkatkan risiko strok pada orang dewasa muda. Ketiga, salah satu jenis strok yang paling mematikan, strok perdarahan, telah diketahui bertahun-tahun bertambah oleh bahkan jumlah alkohol yang sangat sedikit.